Recent Posts

Monday, December 11, 2017

Jalur Distribusi

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj50dLaJ-KNOXEGIc9glD9AbLuLLpsH5gaKHkjx89CclrAKMKsczrmL32tAhar_7wdhytArgVbVDttIBYQ3zNMeMrKLP90sHVBHCM04l9wRPz0Dqji89jCzCHCCsr_zjXVMbjd5npRkie5H/s400/Canada_Logistics_Retail_Distribution_System.pngSeperti halnya pergudangan (warehousing) dan persediaan (inventory) saluran distribusi juga merupakan salah satu aktivitas yang berpengaruh dalam kegiatan logistik. Beberapa pengertian saluran distribusi yang diajukan oleh para ahli di antaranya :

Lambert (1993)
Sekumpulan unit organisasi baik di internal perusahaan manufaktur ataupun ekternal (di luar) perusahaan manufaktur  yang berfungsi untuk memasarkan produk

Stern dan El-Ansary  dalam Kotler (1997)
Serangkaian organisasi yang saling tergantung yang terlibat dalam proses untuk menjadikan suatu produk atau jasa siap untuk digunakan tau dikonsumsi oleh konsumen atau pengguna industri.

The American Marketing Association
Organisasi jaringan kerja yang terdiri dari agensi dan lembaga yang bersama-sama melakukan semua kegiatan yang diperlukan untuk menghubungkan produsen dengan pemakai untuk menyelesaikan tugas pemasaran.

Distribusi Fisik
Distribusi atau distribusi fisik dapat diartikan sebagai proses pemindahan barang atau produk jadi dari pusat transformasi (manufacturer) ke konsumen (the place of consumption).


Kegunaan Saluran Distribusi
1. Tempat
ketersediaan suatu produk atau jasa di suatu lokasi yang nyaman bagi pelanggan potensial.
2. Waktu
ketersediaan produk atau jasa saat diinginkan oleh pelanggan.
3. Bentuk  
produk diproses, disiapkan dan dimanfaatkan serta dalam kondisi yang tepat.
4. Informasi
jawaban atas pertanyaan dan komunikasi umum mengenai sifat-sifat produk yang berguna serta manfaat yang tersedia.


Fungsi Saluran Distribusi
1. Menyediakan informasi pemasaran:
pengumpulan dan penyebaran informasi riset pemasaran mengenai pelanggan, pesaing, serta pelaku dan kekuatan lain yang ada saat ini maupun yang potensial dalam lingkungan pemasaran.
2. Promosi:
pengembangan dan penyebaran komunikasi persuasive yang dirancang untuk menarik pelanggan pada penawaran tersebut.
3. Negosiasi:
usaha untuk mencapai persetujuan akhir mengenai harga dan syarat lain sehingga transfer kepemilikan dapat dilakukan.
4. Pemesanan:
komunikasi dari anggota saluran distribusi ke produsen mengenai minat untuk membeli.
5. Pembiayaan:
perolehan dan pengalokasian dana yang dibutuhkan untuk membiayai persediaan pada berbagai tingkat saluran distribusi.
6. Pengambilan risiko:
penaggungan risiko yang berhubungan dengan pelaksanaan fungsi saluran distribusi tersebut.
7. Penyimpanan dan Transportasi:
kesinambungan penyimpanan dan pergerakan produk fisik dari bahan mentah sampai ke pelanggan akhir.
8. Pembayaran:
pembeli membayar tagihan lewat bank dan institusi keuangan lain.


Mengapa Saluran Distribusi digunakan?
Penggunaan perantara dapat berguna karena:
1. Banyak produsen kekurangan sumber daya finansial untuk menjalankan pemasaran langsung.
2. Dalam beberapa kasus, pemasaran langsung memang tidak layak.
3. Perantara bisa meningkatkan efisiensi proses dengan time, place, and possession utility (kegunaan waktu, tempat dan pemilikan)
4. Perantara biasanya menyediakan fungsi-fungsi sorting dan assorting.
5. Agensi pemasaran memungkinkan untuk melakukan transaksi-transaksi rutin.